Jumat, 29 Juli 2016

Faktor yang mempengaruhi kinerja alat berat

Secara teoritis sebuah peralatan mempunyai produktivitas yang relatif  besar, tetapi dalam praktek sebenarnya produktivitas alat tersebut cenderung lebih kecil. Menurunnya produktivitas atau kapasitas produksi alat ini disebabkan adanya faktor-faktor yang membatasi kelancaran pengoperasian peralatan. kelancaran pengoperasian alat akan berpengaruh langsung terhadap kapasitas produksi alat itu sendiri. 
Faktor-faktor yang menentukan penggunaan alat berat adalah:

1. Tenaga yang dibutuhkan ( Power Required ).
2. Tenaga yang tersedia ( Power Aviliable )
3. Tenaga yang dapat dimanfaatkan (Power Useble)

Hubungan antara ketiga hal tersebut di atas sangat penting untuk diketahui, karena berdasarkan ketiga hal ini kita dapat menentukan beberapa kapasitas alat yang harus kita pilih untuk suatu pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Beberapa hal yang mempengaruhi besarnya tenaga yang akan dimanfaatkan dari alat-alat yang akan digunakan adalah sebagai berikut:

1. Pengaruh ketinggian;
2. Tamperatur ;
3. Koefisien traksi ;
4. Tahan gelinding (Roling Resisten);
5. Pengaruh landai permukaan ( Grade );
6. Tenaga roda ( Rimpull );
7. Tenaga tarik (Drawball Pull=BDP);
8. Kemampuan mendaki jalan (Gradibility);
9. Pengaruh lain.

Disamping faktor-faktor di atas, ada beberapa hal yang penting yang perlu dipertimbangkan dalam menghitung produksi alat dan pemilihan alat yang di gunakan.
Faktor-faktor tersebut antara lain :

1. Waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan pekerjaan;
2. Material yang dikerjakan( berat, volum, jenis tanah);
3. Efisiensi kerja;
4. Kemampuan operator;
5. Kondisi medan/tempat alat bekerja;
6. Kondisi alat yang digunakan.

1. Pengaruh Ketinggian
Yang dimaksut dengan pengaruh ketinggian disini adalah lokasi atau tempat bekerja alat terhadap permukaan air laut.  Apabila kerapatan udara berkurang, maka jumlah oksigen persatuan volume dalam udara yang berkurang, sehingga mempengaruhi proses pembakaran. Berkurangnya tenaga mesin berbanding lurus dengan bertambahnya ketinggian tempat kerja. Untuk mesin 4 (empat), Horse Power (HP) berkurang 3% pada ketinggian 1.000 ft pertama. Untuk mesin 2 (dua) tak, Horse Power (HP) berkurang 1%.

2. Tamperatur
Apabila suhu udara naik maka udara mengembang atau kerapatan (density) udara turun, yang akan menyebabkan berkurangnya kandungan oksigen persatuan volume udara. Hal ini akan mempengaruhi (efisiensi kerja  alat berkurang). Oleh karena itu perlu dilakukan koreksi terhadap HP alat yang dilakukan udara yang berbeda dari tekanan udara standar.

Horse Power koreksi diberikan dengan menggunakan rumus:
  


Dimana:
BPHc = (Corrected Brake Horse Power) HP yang di koreksi
BHPo = (Observed Horse Power) HP yang di ukur
Po = Observe Barometric Pressure in inches of mercury (tekanan yang di ukur)
Pc = Standart Barometric Pressure in inches of HG (29,92)
To = Observed absolute tamperatur = ˚F + 460˚ K
Ts = Standard absolute tamperatur = ˚F + 460˚ K

3.  Koefisien Traksi
Adalah besarnya tenaga tarik yang menyebabkan selip dibagi dengan berat kendaraan keseluruhan( untuk Crawler/roda rantai ) atau besarnya tenaga tarik yang menyebabkan selip dibagi dengan berat kendaraan yang terlimpah pada roda geraknya( untuk roda ban ).


4. Tahanan Gelinding (Rolling Resistance)
Adalah tahanan pada roda gerak kendaraan di atas permukaan tanah. Besarnya tahanan ini bergantung pada permukaan tanah tempat alat bekerja. Tahanan ini didefinisikan sebagai tenaga tarik ( kilogram/lbs), yang diperlukan untuk menggerakan tiap ton berat kendaraan dengan muatanya di atas permukaan yang datar dengan berbagai macam permukaan tertentu.
Rumus yang digunakan adalah :


Dimana :
RR       = Rolling Resistance
P          = Tegangan tali
B         = Berat total kendaraan

Tabel Rolling Resistance Untuk Berbagai Macam Kendaraan dan Jenis Permukaan Tanah

5.  Pengaruh Landai Permukaan (Grade)
Jika sebuah kendaraan melalui jalan yang menanjak, tenaga traksi yang diperlukan oleh kendaraan akan naik pula, kira-kira akan sebanding dengan tanjakan jalan yang dilalui. Demikian juga bila jalan menurun, tenaga yang diperlukan berkurang dengan nilai yang sama seperti jalan menanjak. Landai ( garde ) dinyatakan dalam % ( persen ) ; yaitu perbandingan antara perubahan ketinggian per satuan jalan misalnya : sebuah kendaraan dengan berat 1000 kg melewati jalan naik dengan landai 5 % , maka tambahan tenaga traksi yang diperlukan = 5% X 1000 kg = 50 kg.
Secara mudah pengaruh landai (Grade) ini adalah sebesar 10 kg atau 20 lbs / ton berat kendaraan setiap % grade. Dalam perhitungan kebutuhan tenaga traksi kita bedakan antara tanjakan dan turunan sebagai berikut:

1. Grade Rasistance adalah tanjakan yang mengakibatkan bertambahnya tenaga traksi yang diperlukan
2. Grade Assistance adalah turunan yang mengakibatkan berkurangnya tenaga traksi yang diperlukan.

Jadi total Resistance ( TR).


6. Tenaga Roda ( Rimpull )
Tenaga roda adalah tenaga gerak yang dapat disediakan mesin kepada roda-roda gerak suatu kendaraan yang dinyatakan dalam kilogram atau lbs.


7. Tenaga Tarik ( Drawbar Pull = DBP )
Tenaga yang tersedia pada traktor / kendaraan yang dapat di hitung untuk menarik muatan disebut Tenaga Tarik Traktor, ialah tenaga yang terdapat pada gantol (hook) dibelakang traktor tersebur, yang dinyatakan dalam kilogram atau lbs. Bersnya DPB juga tergantung pada kecepatan gerak kendaraan.

8. Kemampuan Mendaki Tanjakan ( Gradability )
Kemampuan mendaki tanjakan ini adalah landai maksimal yang dapat di tambah oleh sebuah traktor atau kendaraan yang dinyatakan dalam % landai. Kemampuan ini berbeda pada masing-masing keadaan traktor/kendaraan yang kosong atau yang berisi muatan atau dalam keadaan menarik muatan atau kecepatan pada gigi yang di pilih dan sebagainya.

9. Pengaruh Lain
Disamping beberapa faktor yang telah disebutkan di atas, beberapa hal perlu juga dipertimbangakan dalam menghitung produksi alat dan pemilihan alat yang akan digunakan, yaitu:
a. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan
b. Material yang di kerjakan
c. Efisiensi kerja
d. Kemampuan operator
e.  Kondisi medam kerja
f.  Kondisi alat yang digunakan

Sumber : 
http://mining09uncen.blogspot.co.id/2012/04/faktor-faktor-yang-menentukan.html 
http://kumpulengineer.blogspot.co.id/2015/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

0 komentar:

Posting Komentar